Senin, 04 Agustus 2014

Since

Ketika kenyataan tidak pernah sesuai dengan apa yang kita inginkan. Ketika semua hal yang kita lakukan dengan susah payah tidak dihargai dan hanya dipandang sebelah mata.
Ketika kita mengasihi tanpa imbalan dan disakiti dengan kasih yang tak terbalas.
Ketika, ketika dan ketika.
Sejak itulah aku belajar untuk menjadi wanita yang bangun dari mimpi indah dan menghadapi sebuah kenyataan hidup yang sesungguhnya. Ketika pahit dan asam kurasakan, bahkan ketika asin garam pun kualami, semuanya sungguh berat.
Ketika kita melakukan apa yang terbaik dan tidak mendapatkan pujian melainkan cacian maki, dusta, bahkan pengkhianatan, apakah sebagai wanita kita harus tetap bertahan? Apakah kita sebagai remaja harus terus melangkah maju?
Ya. Saya katakan ya.
Mengapa? Dibalik duka akan ada suka yang melampaui suka yang kita bayangkan. Sama seperti kata Tuhan, sehabis hujan Ia akan memberikan pelangi yang indah, bahkan sangat indah.
Inilah hidup, kenyataan yang kita hadapi bukanlah sesuai dengan impian dan angan kita. Semua itu pahit, menanamkan duri bahkan membekaskan luka.
Sekarang saatnya kita bangun dari angan dan mimpi indah kita. Hadapi kenyataan yang ada dan teruslah belajar untuk tegar dalam keikhlasan luka hati kita.
Tuhan itu adil, Dia maha tahu dan maha melihat. Karma dan hukumNya selalu ada.
Berserahlah, maka Ia yang akan melakukan segala sesuatunya untuk kita. Untuk sesuatu yang indah di masa yg akan datang!
#semangat
#teenoryouthproblmtobelive!