Ketika kenyataan tidak pernah sesuai dengan apa yang kita inginkan. Ketika semua hal yang kita lakukan dengan susah payah tidak dihargai dan hanya dipandang sebelah mata.
Ketika kita mengasihi tanpa imbalan dan disakiti dengan kasih yang tak terbalas.
Ketika, ketika dan ketika.
Sejak itulah aku belajar untuk menjadi wanita yang bangun dari mimpi indah dan menghadapi sebuah kenyataan hidup yang sesungguhnya. Ketika pahit dan asam kurasakan, bahkan ketika asin garam pun kualami, semuanya sungguh berat.
Ketika kita melakukan apa yang terbaik dan tidak mendapatkan pujian melainkan cacian maki, dusta, bahkan pengkhianatan, apakah sebagai wanita kita harus tetap bertahan? Apakah kita sebagai remaja harus terus melangkah maju?
Ya. Saya katakan ya.
Mengapa? Dibalik duka akan ada suka yang melampaui suka yang kita bayangkan. Sama seperti kata Tuhan, sehabis hujan Ia akan memberikan pelangi yang indah, bahkan sangat indah.
Inilah hidup, kenyataan yang kita hadapi bukanlah sesuai dengan impian dan angan kita. Semua itu pahit, menanamkan duri bahkan membekaskan luka.
Sekarang saatnya kita bangun dari angan dan mimpi indah kita. Hadapi kenyataan yang ada dan teruslah belajar untuk tegar dalam keikhlasan luka hati kita.
Tuhan itu adil, Dia maha tahu dan maha melihat. Karma dan hukumNya selalu ada.
Berserahlah, maka Ia yang akan melakukan segala sesuatunya untuk kita. Untuk sesuatu yang indah di masa yg akan datang!
#semangat
#teenoryouthproblmtobelive!
YOU are what YOU think!
Senin, 04 Agustus 2014
Since
Sabtu, 26 Juli 2014
Never
Pasti kalian semua pernah berpikir, bahwa masalah yang kalian hadapi saat ini adalah masalah terberat kalian. Ketika masalah satu belom selesai dan masalah lain berdatangan.
Guys, percayalah.
Bahwa Tuhan tidak akan pernah memberikan pencobaan yang melampaui keterbatasan kita, manusia.
Bahkan pencobaan ataupun masalah yang Tuhan biarkan terjadi di dalam kehidupan kita, itu akan membangkitkan dan menyadarkan kita betapa kuatnya kita untuk terus menghadapi dan melewati setiap cobaan yang tentunya bervariasi.
Masihkah mau mengeluh?
No, I'm not.
Givethanks, absolutely!
Ubah settingan dalam pikiranmu. Jadikan pikiranmu sumber dari segala sesuatu yang kamu lakukan!
Senin, 14 Juli 2014
Show Off
Ketika semua kehancuran mulai mencapai klimaksnya. Ketika semua harapan yang tertata mulai pupus dan tak menghasilkan. Saat itu pula, ketika kita lelah dan akan berhenti pada titik yang tidak akan membuat kita berkembang.
Hanya keluhan, air mata dan kepahitanlah yang muncul.
Hanya satu harapan yang ada dan semua hilang dengan semua cinta ini.
Disinilah, kita harus menunjukan bahwa Tuhan yang memberi kita cobaan. Dan Ia tidak akan pernah memberikan cobaan yang melebihi kemampuan dan kapasitas kita.
Percayalah dan coba terus untuk membangun dan mengumpulkan semangat yang telah hilang itu.
Cause, you are what you think!
Selasa, 08 Juli 2014
Move
Gimana rasanya kalau hati kita yang sudah tertata rapi di acak-acak dan menjadi serpihan?
Sakitkan?
Nah inilah waktunya kita untuk move on! Move on dari rasa sakit walau kepahitan masih tersimpan dihati.
Tak perlu perduli apa yang orang lain lakuin, mau mereka mengolok atau bahkan menjelekanmu anggaplah semua itu angin lalu.
Jangan terus terpikir karna akan membuang waktu berharga dan akan menjadi persamaan antara kita dengan mereka.
Jauhi mereka yang jahat dan berdampak buruk untuk dirimu dan kehidupanmu.
Cukup satu sakit dan satu goresan ini yang akan mengingatkanmu akan sakitnya semua yang telah diperbuatnya.
Let it be, let it flow!
Let moving on!
#youarewhatyouthink
Kamis, 03 Juli 2014
If I can
Ketika semua sudah dilepas, ketika sudah mencoba untuk mengakhiri kenangan dan rasa sakit ini. Dan ternyata mereka yang ada didekatmu malah membela dan terus membanggakan apa yang sakit itu buat. Bagaimana kita masih bisa bangkit dan tampak kuat?
Mengurung diri, dan menghujat bahwa kebencian ini sudah sampai klimaksnya. Sakit yang lalu mulai datang kembali dan mencoba menghantam sakit yang masih membekas.
Jika saja aku bisa, aku akan memilih untuk tidak mengenal sakit ini. Jika aku bisa, aku akan menghantam kembali sakit yang sudah dibuatnya untukku.
Tapi apa daya, pikir ini pun terus berputar dan mencoba mengembalikan ingatan tentang sakit ini.
Dari sakit ini pun, aku menutup semua yang terjadi. Menguburnya dalam-dalam hingga tak terlihat.
Pikiran ini pun mulai menjeda dengan semua itu.
Bagaimana kalian?
Ubah mindset kalian, lakukan hal baru yang akan membawa perubahan baik dari buruknya hati dan keadaan :)
#youarewhatyouthink
Rabu, 02 Juli 2014
Deep
Terkadang semua masalah itu datang semata-mata untuk menguji apa yang ada pada diri kita.
Menjadi diri sendiri atau bahkan menjadi apa yang orang lain inginkan.
Terkadang ketika masalah itu datang dan menguji, sebagai orang yang diuji kita akan merasa lelah dan bosan dengan rasa sakit itu.
Kenangan yang dulu ketika semua nampak indah, lenyap dengan goresan yang membekas. Cukup dalam rasa pahit dan sakit ini.
Diluar sana mereka berkata banyak, tertawa lepas sedangkan hati ini menangis tanpa jeda.
Begitu dalam goresan yang dibuatnya. Tapi, akankah goresan ini terus ada dan membekas?
Goresan itu ada untuk sekarang, dan dalam jangka waktu kedepan. Akan tetapi, suatu saat nanti goresan itu perlahan menghilang dan tak berasa karna lepasnya rasa pahit itu. Membekas ya pasti. Tak mungkin hilang bekas goresan yang dalam itu. Akan tetapi bagaimana kita memaknai goresan itu sebagai pelajaran yang berharga.
Disini saya mau menegaskan, bahwa semua berasal dari pikiran yang akan selalu terbawa sampai ke hati.
Sekarang ubahlah cara pikirmu, ubah rasa hati ini agar lebih sempurna disetiap harinya.
#youarewhatyouthink
Then?
Terkadang ketika kita jatuh dan diinjak oleh puluhan kaki. Terkadang apa yang kita lakukan tidaklah dihargai oleh sepasang mata dari ribuan orang. Terkadang segala sesuatu yang kita buat adalah salah adanya.
Penahkah?
Tiliklah hati ini, hati kita. Dimana perih dan seberapa dalam goresan itu berada. Menangislah walau air matamu tidak bernilai bagi luka ini.
Teriaklah dan menjeritlah akan apa adanya dirimu.
Tapi, satu hal. Ketika semua ini datang dan berlalu, menyayat dan meninggalkan bekas. Tuhan tak pernah diam. Tuhan selalu tahu apa yang menjadi duka kita. Percayalah bahwa segala sesuatu ada waktunya.
Hanya berhenti dan diam. Tenanglah sejenak.
Benahilah hati dan pikirmu.
Dan laluilah hari esok dengan pikiran baru yang akan merubah setiap tapakan kakimu.
Janganlah engkau dianggap rendah karna engkau muda!
#youarewhatyouthink
#teenoryouthproblmstobelive